::: GENDHOTWUKIR :::

Blog EntrySAJAK: Sejak ALLAH Suka Berternak AyamNov 21, '07 9:48 PM
for everyone

SAJAK: Sejak ALLAH Suka Berternak Ayam


Oleh: Gendhotwukir
http://rumahkiri.net/index.php?option=com_content&task=view&id=1443&Itemid=358

NB: Sajak ini muncul di situs Rumah Kiri dengan judul Sejak Si Halla Suka Berternak Ayam, padahal Judul aslinya Sejak Allah Suka Berternak Ayam. Saya tidak mengerti alasan editor mengganti Allah dengan Si Halla. Berikut sajak aslinya.


Allah suka berternak
karena ingin santapan yang enak
dialah satu-satunya peternak di surga
yang tak mengenal krisis kepercayaan pelanggan

pagi ini dia sedang sibuk di kandang
memberi makan ternaknya yang sedang
menanti si tuan datang
menaburkan sarapan jagung dalam bumbung-bumbung

kemarin kang karjo telah dicekiknya
ia tersengal kehabisan nafasnya
tergantung dengan tali melilit di lehernya
kata teman dekatnya, Allah menginginkan semuanya
dia rindu santapan opor
di waktu yang telah lama tersohor
bahwa opor tak ubahnya menu utama di pesta obor
tatkala penghuni surga berlari, berlomba menuju alun-alun
dengan obor yang tak akan padam bila dewa bayu tak meniupnya

peternakan Allah semakin maju pesat
lihat saja jakarta yang penat
jejal manusia tak muat
lihat saja berlin yang padat
ada ayam kampung, ayam kota, ayam turki, ayam italia,
ayam rusia, ayam cina bahkan ayam kampus juga mungkin lezat,
jika Allah menginginkan sop ayam
tinggal ingin, semua instan
kata-kata menjadi realita

hari ini mpok aminah
mengeluhkan tumor yang bersarang di otaknya
ia lemas
terkulai di kandangnya dan Allah hanya tahu,
ia ayam yang penyakitan dan harus disingkirkan
mana mau Allah makan ayam yang kurang steril

melihat ayam yang sakit gatal-gatal saja Allah alergi
cepat-cepat Allah memisahkan dengan ayam yang masih fit dan fresh
agar tak menular ke yang lain
merawatnya?
ah, persediaan lain toh masih banyak

setiap kali selera Allah  memang berubah
kemarin minta opor, hari ini baru saja minta sop ayam
besok mungkin bakso, besoknya lagi soto ayam, dan besoknya lagi minta sate ayam dan begitulah seterusnya.
variasilah! tegasnya menggebu-gebu

kemarin kang karjo
hari ini soares,
besok mungkin simatupang.
entah besoknya kamu atau aku akan jadi ayam panggangnya

sankt augustin, 310105



ruliandri wrote on Nov 21, '07
cukup serem...hehehe....di sini Allah digambarkan sebagai pribadi yang sangat berkuasa...benar-benar tak ada toleransi...Raja Alam Semesta...
andreasap wrote on Nov 22, '07
dan kalo ada menganggap Allah salah, ia akan bilang, "Ya, ayam sori aja deh"...
gendhotwukir wrote on Nov 22, '07
cukup serem...hehehe....
Masak serem tenan bu! he5
gendhotwukir wrote on Dec 5, '07
Ya, ayam sori aja deh"...
he he he
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help